Rabu, 08 Juli 2009

Cari Tahu Kondisi Blackberry mu




Everyone loves Blackberry. Saking cintanya, apapun akan dilakukan demi mendapatkan gadget berkeypad lengkap buatan Kanada ini. Ya, apapun. Mulai dari menjual handphone yang ada, menodong orang tua, memangkas uang jajan untuk ditabung, atau membeli dengan kartu kredit.

Bahkan tidak sedikit yang memutuskan membeli Blackberry BM yang tentunya tidak dilengkapi garansi resmi dari manufaktur.

Tapi kerap kali keputusan membeli Blackberry di luar gerai resmi Blackberry menimbulkan masalah di kemudian hari. Mulai dari PIN yang tidak bisa dipakai lagi, gadget yang sudah rusak atau masih terkunci untuk operator lokal.

Agar nasi tidak terlanjur menjadi bubur, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut untuk memastikan Blackberry Anda baru dan asli:

1. Pertama dan terutama, usahakan membeli Blackberry hanya di gerai resmi Blackberry. Salah satunya adalah BlackBerry Branded Outlet by Indosat, gerai khusus Blackberry pertama di dunia. Di sini Anda tidak hanya bebas memilih dan mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan, tapi juga bisa mencoba kemampuan multimedia Blackberry dan mendownload software secara gratis.

2. Bila Anda mendapatkan Blackberry dari luar negeri, pastikan barang yang Anda pegang sudah unlocked alias tidak terkunci. Untuk memastikan hal tersebut, pertama silahkan cek untuk status Sim card Networknya dengan masuk ke Option>Advanced Pption>Sim Card>ketik MEPD. Kalau status SIM Active berarti handheld tersebut masih LOCK. Tapi kalau status SIM Disable maka Handheld tersebut sudah Unlocked. Kedua, masukkan kartu seluler dari operator lokal dan coba menelpon dan menerima telpon. Bila semua berjalan lancar, berarti Blackberry tersebut bebas digunakan dengan kartu seluler apapun.

3. Coba baui Blackberry yang baru Anda beli. Blackberry yang benar-benar baru biasanya mengeluarkan aroma metal bercampur kulit. Aromanya sangat khas. Bila Anda adalah pengguna pertama Blackberry, jangan ragu-ragu meminta tolong teman untuk memastikan apakah produk yang Anda beli baru atau bekas.

4. PIN dan IMEI di handset Blackberry Anda harus sama persis dengan PIN dan IMEI di kardusnya. Kalau ada perbedaan, berarti terjadi pengkloningan pada kedua nomor penting tersebut.

5. Cek kondisi baterei Blackberry. Perhatikan juga bagian ujungnya yang biasanya lebih mudah tergores saat Blackberry terjatuh. Jangan pernah terperdaya oleh dus atau segel plastik, karena semua kemasan barang bisa dibuat sendiri.

6. Cara berikut merupakan langkah paling valid untuk mengetahui keaslian dan kondisi Blackberry. Pada menu status yang ada di dalam Options, ketik kata “Buyr”. Seketika akan muncul lifetime, data voice dan data usage. Kalau barang yang Anda miliki diklaim sebagai barang baru, maka angka yang keluar pasti angka 0 atau lebih sedikit sebagai akibat dari pengetesan produk.

Disalin dari "ads2.kompas.com

0 komentar: