Minggu, 26 Juli 2009

10 Kiat Kepribadian Orang Sukses

Suatu kesuksesan memiliki banyak definisi dan variasi tolok ukur.

Alan Kay berpetuah : “The best way to predict the future is to create it.” –

Mungkin….Beberapa dari kita meyakini, bahwa :

“Kesuksesan berarti mencapai posisi tertinggi di kantor, variasi lainnya bermakna memiliki kecukupan finansial tertentu”.

Ada juga sebagian lagi mewujudkan kesuksesan sebagai sebuah predikat penghargaan dari kolega dan khalayak atas prestasinya.

Dari bermacam definisi dan tolok ukur itu, satu hal yang dapat disimpulkan bahwa :“Kesuksesan merupakan pencapaian impian melalui sebuah proses terstruktur dan terencana”. So pasti kan….

Misalnya :

Si Anu mendefinisikan sukses jika dia mampu mencapai manajer pemasaran di tempat kerjanya. Usaha untuk “memuluskan” kesuksesan tersebut.

Si Anu memutuskan untuk belajar kembali di institusi pendidikan S2 dan mengikuti beberapa seminar pemasaran.

Tentu saja, banyak hal yang perlu dipersiapkan, baik itu material dan sikap pribadinya. Bentuk material berupa dana dan waktu merupakan hal yang pasti harus dipersiapkan, lalu perlu juga ditunjang dengan sikap pribadi dalam menyikapi proses pencapaian kesuksesan itu sendiri.

Menurut : Mr. Jennie S. Bev, yaitu seorang konsultan, entrepreneur, penulis dan edukator bertempat tinggal di San Francisco Bay Area dan Beliau merupakan seorang Indonesia yang “sukses” berkompetisi pada iklim “ketat” Amerika.

Beliau mengedepankan 10 unsur kepribadian seorang sukses (baik dari segi keuangan dan prestasi) yang berdasarkan pada komunikasi dan pergaulannya dengan para billionaire dan beberapa pengusaha sukses.

Sepuluh sikap yang harus dipunyai itu adalah sebagai berikut:

Pertama, Keberanian untuk berinisiatif :

Kekuatan yang sebenarnya tidak lagi menjadi rahasia atas kesuksesan orang-orang terknenal yaitu mereka selalu punya ide-ide cemerlang!

Lihat saja : Seorang Donald Trump yang “mendunia” karena superioritasnya di bidang Real Estate awalnya berproses dari status bangkrut dan akhirnya berpredikat Raja Real Estate, adalah contoh dari seorang yang jenius dan berani berinisiatif.

Kita tentu mengenal serial TV The Apprentice, kontes Miss Universe, Online University bernama TrumpUniversity.com, bahkan di negara asalnya boneka Donald adalah sebuah icon dan produk laris selain buku-buku bestseller-nya. Dan inisiatif adalah kekayaan semua orang, tinggal orang itu mau atau tidak untuk berinisiatif mengemukakan ide-idenya.

Kedua, Tepat waktu :

Sebuah hal yang pasti untuk semua orang di dunia ini tanpa terkecuali adalah bahwa kita memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari. Seorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang memiliki kemampuan mengatur/manage sesuatu yang paling terbatas tersebut.

Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis dan berinteraksi. Memberikan perhatian lebih terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan kolega dan mitra kita.

Ketiga, Senang melayani dan memberi:

Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin, namun sebuah additional attribute dari sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan memberi.

“The more you give to others, the more respect you get in return

Dan, keikhlasan adalah kunci untuk sifat ini. Kebaikan lain akan terus mengalir tanpa henti saat kita mampu memberi dan melayani dengan ikhlas. Ini mungkin bisa dibilang sebagai bonus saja!

Tetapi, setidaknya dengan memberi dan melayani berarti menunjukkan kepada teman, kolega serta rekan kita betapa suksesnya diri kita sehingga membuat orang lebih yakin bermitra dan bergaul dengan diri kita.

Keempat, Membuka diri terlebih dahulu:

Barangkali kita pernah bertemu orang yang selalu mau tahu tentang hal pribadi orang lain namun dia terus menutup diri agar jati dirinya tidak terbuka.

Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, dan selalu berprasangka buruk kepada siapa saja yang dijumpainya. Sikap ini adalah unsur yang tidak dimiliki banyak orang sukses.

Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, itulah yang dicari oleh para partner sejati dan sebagian besar dari kita akan setuju bahwa tidak banyak orang yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius, betul kan?

Kelima, Senang bekerja sama dan membina hubungan baik:

Kemampuan bekerja sama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama.

Kembali kita mengambil contoh Donald Trump. Dalam serial TV The Apprentice, Trump memiliki tim yang loyal dan menjadi perpanjangan tangan dirinya dalam menemukan para calon “orang kepercayaan” yang baru.

Pada akhirnya, Trump akan memiliki sebuah tim yang sangat loyal dan bervisi sama dengan menciptakan jaringan kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses itu semakin terbuka lebar.

Keenam, Senang mempelajari hal-hal baru:

Ciputra dan Aburizal Bakrie adalah seorang yang bisa dikatakan sebagai orang sukses dalam bidangnya yaitu commerce. Tapi saat mereka mendirikan universitas, apakah mereka beralih sebagai seorang pendidik? Atau mereka sendiri sebenarnya adalah profesor? Jelas tidak, mereka tetap seorang entrepreneur, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung menerapkannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya.

Dunia bisnis ibarat sebagai tempat bermain yang laus dan tidak terbatas. Jadi senang belajar dan mencari hal baru adalah sebuah sikap kesuksesan.

Ketujuh, Jarang mengeluh, profesionalisme adalah yang paling utama:

Lance Armstrong pernah berkata, “There are two kinds of days: good days and great days.

Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Adalah baik jika kita tidak pernah mengeluh, walaupun suatu hari mungkin kita akan jatuh dan gagal.

Mengapa?

Karena setiap kali gagal, itu adalah kesempatan bagi diri kita untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana kita gagal tetap sebagai a good day (hari yang baik).

Kedelapan, Berani menanggung resiko:

Jelas, tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh.

Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day. Jadi, jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi bukan?

Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari dan tentunya ambang kepada kesuksesan akan lebih dekat.

Kesembilan, Tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat):

Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada.

Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

Semakin positif kita menyikapi hambatan, semakin besar kesempatan kita menemukan penyelesaian atas hambatan tersebut.

Kesepuluh: Comfortable in their own skinMenutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya.

Pernah bertemu dengan orang sukses yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Tidak ada tentunya.

Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Saya adalah saya, mereka adalah mereka.

Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.

Sikap dasar orang sukses tersebut di atas barangkali dapat menjadi cerminan dan memuluskan langkah kita untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan, tinggal kita yang memutuskan.

Ok… sekarang Kita Siap untuk sukses?

Mari kita coba dan terapkan dari sekarang.

Sampai jumpa lagi di puncak gunung kesuksesan! Yech….

Disalin dari : " elindasari.wordpress.com

Waktu

Yo.. Ini sepotong kisah, tentang perjalanan..

seorang insan, menapaki jejak kehidupan.
Dia lahir ke dunia , dari keluarga..
tidak miskin, kurang kaya, yo tapi sederhana.
Ayah berdagang, ibu mengasuh dia di rumah..
sejak kecil belajar susah, hanya bersikap pasrah.
Sempat sesaat, mengenal A. S. I. dari ibu.
Syukuri rahmat, dapat singkat nikmat ilmu.

Bridge:
Dia takkan gentar, meski guntur menggelegar.
Alar melintang, tak mampu untuk buat pudar.
Hanya syukuri anugerah, akan nasib dan takdir.
Dia takkan menyerah, terus berjuang hingga akhir.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Dan kini, dia injak usia labil.
Dia tinggalkan satu masa kala ia kecil.
Skill! get real, he can make it.. berhasil!!
Sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil.
Kecil sebenarnya.. berarti besar.
Ia terlempar dalam panggung hidup yang kasar.
Sabar ya kawan, ini tentang edukasi..
yang tak terdapat dari sekolah, atau pun skripsi.

Back to Bridge

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih (Berpasrah pada waktu).. Woo’oo..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..
(Semua cita dan mimpimu)

Hanya waktu yang dapat menjawab.. mampukah dia merubah..

Saat semua, mimpinya tercipta.
Saat dimana jalannya, lebar terbuka.
Beban berat tertancap dipundak.
Semua hanya jadi sejarah, yang terlewat.
Dia merdeka, nyata dan bahagia.
Dia tertawa di akhir, semua usaha.
Dan percaya, jalan tak slalu berliku.
Dan mengerti, celah untuk berpacu.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

T.. t.. time after time.. after time.. 4x

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..

T.. t.. time after time.. time after time.. 3x..
t.. t.. time after time hommie..


Disalin dari : "

Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Waktu "

TIPS TATA KRAMA PROFESIONALISME untuk KARIR ANDA

Ada sebuah Pernyataan sbb :“Profesionalisme adalah sebuah keharusan.”

Sebenarnya dasar dari Profesionalisme itu dapat didefinisikan sebagai: “TATA KRAMA”

Karena Apa ??? Tata krama yang baik mungkin sepertinya sudah tidak lagi up to date hari-hari ini di dalam dunia keseharian kita. Tetapi dengan tata krama yang baik dipastikan dapat membuat hidup kita lebih menyenangkan. Pasti….

Bahkan lebih penting lagi, tata krama yang baik dapat memberikan Anda kesempatan untuk memperoleh sebuah peran penting dalam sebuah pekerjaan, misalnya : menjadi public figur, menjadi klien sebuah perusahaan, memperoleh sebuah pekerjaan yang layak, atau bahkan hanya sekedar diperlakukan dengan baik pula.

Misalnya saja contoh yang gampang dalam kehidupan kita sehari-hari :

  • Menerima perlakuan yang sopan pula dari orang yang anda perlakukan dengan sopan.
  • Memperoleh banyak teman, dan tentu saja anda tidak akan merasakan kebosanan yang berarti.
  • Bila penata rias yang ada menyukai Anda, riasan Anda akan menjadi lebih indah, dan dia akan menyukai Anda bila Anda memperlakukannya dengan sopan.
  • Anda mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk dapat menandatangani sebuah kontrak kerja bila Anda memperlakukan klien dengan sopan.
  • Rekan Anda dalam sebuah proyek akan merekomendasikan Anda pada direktur saat ada orang lain yang mundur dari sebuah proyek bila Anda memperlakukan rekan Anda tersebut dengan sopan.
  • Dan masih banyak lagi bila kita telaah lebih jauh, saya yakin betul !!!

Tentu saja semuanya itu tidak lepas dari hal yang sesungguhnya sangat penting yang dikenal dengan “Tata Krama”.

Ada beberapa tipe tata krama, yaitu:

1. Tata krama yang dingin dan kaku,

2. Tata krama yang berlebihan,

3. Hanya sekedar tata krama yang tepat namun tidak dibuat-buat

4. Tanpa tata krama sama sekali.

Dengan memperhatikan bagaimana orang memperlakukan sekelilingnya adalah cara terbaik untuk menyadari dan mengkategorikan tata karma yang disebutkan diatas.

Tips / Saran-saran Umum untuk Tata Krama Profesionalisme sebagai berikut:
1. Jadilah orang yang tepat waktu = Harus Disiplin Tepat waktu untuk apa?

Untuk berbagai hal dalam kegiatan anda.

Misalnya : Untuk sebuah pertunjukkan, janji-janji, sesi pelatihan, konferensi, audisi, pertemuan dengan orang-orang yang terlibat dengan anda, rapat, atau kegiatan apa pun dalam kehidupan anda.

Bila anda disiplin maka anda akan dihargai dari segi waktu.

Karena sebenarnya Keterlambatan” adalah sebuah penghinaan secara halus.

2. Pelajarilah dan Persiapkan Apa yang menjadi Tugas Anda = Tangung Jawab Apapun profesi anda, persiapkan segala sesuatunya dengan baik dan matang, jangan sampai apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab anda menyebabkan orang lain terkena imbas yang kurang baik. So…jadilah pribadi yang penuh Tanggung Jawab, Schedulle dan Planning sangatlah penting, jangan sampai anda abaikan.


3. Diskusikan dengan baik = Jangan berdebat, apalagi jadi ajang Debat Kusir ! Pesan singkat : Jangan berargumen dengan direktur (apalagi akhirnya memojokkannya). Bahkan bila Anda memenangkan argumen tersebut sebenarnya Anda sudah “kalah”—artinya, bahwa direktur tersebut mungkin tidak akan memakai Anda lagi.

Berdiskusilah secara pribadi, bukan di hadapan semua personil karena dapat menjatuhkan wibawa atasan anda.

Ingat ada petuah : “Bos tidak pernah salah !”


4. Belajarlah untuk berlaku sopan bahkan dalam ketidaksetujuan = Tetap Kontrol Emosi Anda ! Pesan singkat : Perhatikan apa yang Anda katakan dan kepada siapa Anda berbicara. Sebuah “perilaku” dapat memastikan bahwa Anda sedang menciptakan impresi yang tidak tergoyahkan dan sebuah reputasi permanen bahwa Anda adalah orang yang susah diajak bekerjasama.

So…jangan sampai hal ini menimpa anda.

Karena bila embel-embel ini melekat pada anda, maka anda harus extra kerja keras untuk mengembalikannya ke image yang baik.


5. Jangan terlau sering memberikan nasihat atas sebuah interpretasi, atau apapun yang berhubungan dengan performa orang lain = Belum tentu mereka suka menerima Kritik dan Saran dari Anda Karena semua hal tersebut Itu bukan urusan Anda. Hal tersebut adalah masalah antara performer atau kembali kepada pribadi masing-masing.

6. Hormati Profesi orang lain, meskipun profesi mereka mungkin kurang berkenan dihati anda Jangan membandingkan profesi atau tanggung jawab anda dengan orang lain. Bersyukurlah dengan apa yang anda terima sekarang sebagai bekal untuk membuat anda maju lebih jauh dimasa yang akan datang.


7. Belajarlah untuk berkata “Terima kasih.” Tidak ada yang lebih membuat seseorang merasa dihargai selain sebuah catatan atau kartu pos atau hanya sekedar ucapan terima kasih. Kepada siapa?

Siapa saja yang telah membantu / menunjang/ terlibat demi kelancarkan kesuksesan dan kegiatan Anda.

Misalnya anda dapat mengucapkan :

“Terima kasih”, “Terima kasih”,

“Semoga berhasil”,

“Sungguh sangat menyenangkan”.

“Anda adalah rekan kerja yang menyenangkan”

Kata-kata dan kalimat-kalimat pendek tersebut diatas akan membawa nama baik.

Dan jangan pernah berpikir bahwa nama baik tidak membawa pengaruh dalam profesi Anda! Ini justru sangat penting !!!

8. Ingatlah bahwa “Primadona” tidak hanya berarti “First Lady” tapi juga “Wanita lebih dulu.” = Ini tips tambahan Itu berarti bahwa Anda harus berperilaku yang baik (seperti seorang “lady”) daripada bertingkah seperti “diva / Maha Bintang.” “Berperilaku baik secara sederhana mengacu pada “tata krama.” Maka hal yang sama juga akan berlaku pada Anda.

Akhir kata :

Tata krama, rasa hormat, kesopanan, kebaikan dan perhatian akan membawa Anda bekerja dengan baik.

Bahkan bila Anda berpendapat bahwa tata krama tidak begitu penting, maka lakukanlah semata-mata karena tata krama akan membantu Anda mendapatkan (dan mempertahankan) pekerjaan.

Tata krama yang baik akan membuat orang lain merasa lebih nyaman dan membantu mengubahkan hutan tempat kita bekerja menjadi sesuatu yang lebih menyerupai sebuah taman.

Pelajarilah tata krama profesional karena tata krama membantu memperlancar langkah menuju sukses.

Ayo mari kita terapkan dalam kehidupan kita !!! Semoga bermanfaat…


Disalin dari : " elindasari.wordpress.com

Sabtu, 25 Juli 2009

Harga Kita Hanya Sebanding Dengan Penghargaan Kita Terhadap Waktu

Dua bulan pertama dari tahun yang baru saja kita rayakan kebaruannya ini, telah berlalu, dan dalam dua minggu kita akan melalui seperempat dari satu tahun yang akan menjadikan semua orang menua satu tahun, tetapi yang belum tentu menjadi lebih mampu daripada diri mereka di tanggal yang sama tahun lalu.

Kelihatannya, waktu memilah-milah orang berdasarkan kualitas sikapnya dalam menggunakan waktu.

Yang bersikap baik dalam menggunakan waktu, akan hidup dengan baik. Yang menyepelekan waktu, akan hidup memprotes penyepelean dari orang lain.

Saya tidak ingin mengundang siapapun untuk merasa khawatir dan terusik dengan ketepatan dari penggunaan waktu dalam hidupnya; tetapi jika ada orang yang tidak khawatir dengan penuaan dirinya yang tidak dibarengi dengan pertumbuhan kekuatan kehidupannya, undangan saja tidak cukup.

Setiap pribadi yang melemahkan kehidupannya dengan cara melemahkan upayanya di dalam rentang waktu, telah sebetulnya dibentak keras oleh kehidupan.

Tetapi kehidupan, tampil bisu bagi orang yang tidak menghormati waktu; karena kekasaran bicara dari kehidupannya tertutupi oleh lantangnya keluhan dan protesnya sendiri tentang ketidak-adilan kehidupan.

Dan kepada dia yang hatinya gelisah karena menyadari penuaan dirinya yang hanya menghasilkan pelemahan kehidupan …, ini yang bisa Anda sampaikan kepadanya:

…….

Saudaraku,
Buah hati dari ibu mu yang sahabat ibu ku,
Yang telah khusuk mendoakan mu dan mendoakan ku,
Bahkan jauh sebelum hari kelahiran mu dan kelahiran ku,

Sadarilah bahwa,

Kehidupan ini sudah besar, engkau tidak akan bisa membesarkannya lagi.
Sehingga sebetulnya engkau tumbuh dari ukuran-ukuran kecil mu untuk menjadi pribadi yang pantas bagi kehidupan yang besar.

Dan yang ini adalah pengertian yang bila kau kuasai, engkau akan menguasai kehidupan, bahwa,

Waktu adalah kesempatan yang pasti menumbuhkan sesuatu.

Mungkin kalimat ku itu terlalu kecil dan sederhana jika kau bandingkan dengan pembiasan orang lain kepadamu untuk mendengar kalimat-kalimat besar yang panjang dan berbunga rampai, tetapi yang berbuah kecil-kecil dan sedikit.

Aku ulangi ya?

Waktu adalah kesempatan yang pasti menumbuhkan sesuatu.

Maka janganlah ada sedikit keraguan di hatimu, bahwa

Demi waktu,

Jika engkau tidak bersikap, berpikir, dan berlaku yang menumbuhkan kekuatan, engkau pasti menumbuhkan kelemahan. Dan yang dilemahkan adalah kehidupanmu.

Rasa enggan adalah kekuatan yang sangat besar, baik untuk mencapai keberhasilan atau menyebabkan kegagalan.
Maka engganlah terlibat dalam hal-hal yang tidak menghasilkan.
Dan bersegeralah dengan hal-hal yang menghasilkan, walau sekecil apapun.

Demi waktu,

Jika bukan kebaikan yang mewarnai hati, pikiran, dan gerakan-gerakan tubuh mu, pasti bukan kebaikan yang tumbuh subur dalam hari-hari mu. Dan yang diburukkan adalah kehidupanmu.

Maka bersegeralah menambahkan kebaikan dalam setiap langkah keseharian mu, agar keajaiban yang menata perjalanan hidupmu memindahkan mu ke jalan-jalan menuju taman-taman keindahan hidupmu.

Demi waktu,

Jika bukan kasih sayang dan keindahan yang menjadi warna hati, wajah, dan cara-cara mu, pasti bukan keindahan yang kau lihat dan rasakan di dunia ini. Dan yang dikejamkan adalah kehidupanmu.

Engkau adalah pena yang menuliskan cerita kehidupanmu sendiri.
Jika cerita yang kau pilih berisi kasih sayang dan keindahan, maka tangan yang menggunakan mu adalah tangan Tuhan.

Sahabat pengisi hatiku,
Yang menjadi tujuan dari semua kerja keras ku,

Khidmat aku berharap bahwa engkau tidak mengijinkan keraguan mengganggu yang telah kau mengerti sebagai yang baik bagi mu. Karena jika engkau meragukan kebaikan, engkau memastikan keraguan sebagai penghalang kemuliaan mu.

Perhatikanlah ini,

Jika engkau bersumpah, engkau memulainya dengan “Demi Tuhan …”

Dan karena Tuhan serius dalam niat-Nya untuk memuliakan mu, Beliau memulai dengan “Demi masa …”

Dengan pengertian ini, mudah-mudahan pintu hatimu terbuka lebar dan me-raksasa-kan balai keindahan yang menjadi ruang tertatanya semua kejadian dalam hidupmu.

Dengan pengertian ini, mudah-mudahan bibir mu bergetar dengan pujian dan pujaan kepada Tuhan yang menjadi tujuan kehidupan mu, dan hati mu bersujud dalam penyerahan yang menyeluruh kepada Yang Maha Memelihara mu.

Engkau adalah kekasih Tuhan, dan tidak ada yang diinginkan-Nya kecuali memuliakan mu.

Maka, jika besar harapan mu untuk menjadi pribadi yang berharga, hargailah waktu.

Dan tetapkanlah ini sebagai hukum bagi mu, bahwa

Harga mu hanya sebanding dengan penghargaan mu terhadap waktu.

…….

Rekan-rekan Super Members yang terkasih,

Mudah-mudahan Weekend Note ini bisa menyumbangkan sedikit pertimbangan penguat bagi pencapaian kehebatan pribadi kita bersama.

Akhir minggu ini harus kita masuki dengan kesungguhan untuk menjadikan setiap jiwa yang ada dalam hidup kita merasa bersyukur dia berada dalam persahabatan dan kekeluargaan bersama kita.

Kembali dan temuilah anggota keluarga Anda sebagai pribadi yang mendahului dan menjadi contoh bagi perilaku berkasih sayang yang kemampuan besarnya sudah Anda miliki.

Sampai kita bertemu lagi nanti.

Terima kasih dan salam super,

Linna and Mario Teguh


Disalin dari : " www.mtsuperclub.com